Zonapertanian.com – Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam kehidupan manusia, baik di tingkat individu, keluarga, maupun negara. Di Indonesia, dengan jumlah penduduk yang besar dan beragamnya kondisi geografis serta sosial-ekonomi, masalah ketahanan pangan menjadi isu yang kompleks dan memerlukan perhatian serius.
Untuk mendukung Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, Berembang Teduh mendorong terciptanya ketahanan pangan secara mandiri di kabupaten Siak. Untuk itu komunitas Berembang Teduh (Social Empowerment and Development Community) melaksanakan FGD Pemberdayaan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Aula Hotel Grand Royal Kabupaten Siak.
Kegiatan ini juga turut mengundang Kepala Dinas Ketahanan pangan Kab. Siak, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kab. Siak, dan Pengelola P4S Lestari Kabupaten Siak Ariana Ramelan untuk menjadi narasumber. Tujuan di adakannya pertemuan ini guna untuk memberikan pemahan yang lebih mendalamam mengenai konsep ketahanan pangan, peluang, tantangan yang dihadapi, serta solusi yang sekiranya dapat diimplementasikan dalam meningkatkan ketahanan pangan dan skala rumah tangga. Dengan mengundang pemangku kepentingan dan praktisi, diskusi ini bertujuan Menjadi wadah diskusi yang konstruktif dan menghasilkan gagasan serta dapat memberikan teknik salah satu contoh kegiatan ketahanan pangan bagi peserta, yaitu Berdaya dengan Beternak Ayam Petelur Skala Rumahan.
Kementerian pertanian mempunyai atensi yang besar dalam rangka menumbuhkan minat generasi milenial dalam mengembangkan pertanian modern. Melalui Badan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementan terus berupaya meningkatkan kualitas dan kompetensi SDM di bidang pertanian salah satunya melalui penumbuh kembangkan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).
Pengembangan kelembagaan Pusat Pelatihan Pertanian Swadaya (P4S) merupakan suatu rangkaian memperkuat kelembagaan pelatihan pertanian swadaya melalui kegiatan apresiasi, sosialisasi, fasilitasi, pendampingan kelembagaan, pelatihan/permagangan, pengkaderan, penyuluhan, pengembangan teknologi tepat guna dan promosi.
Sebagaimana diketahui P4S merupakan lembaga pelatihan pertanian dan pedesaan yang didirikan, dimiliki, dan dikelola oleh petani secara swadaya baik perorangan maupun berkelompok. P4S diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan pertanian melalui pengembangan sumber daya manusia pertanian, yaitu dalam bentuk pelatihan/permagangan bagi petani dan masyarakat di wilayahnya.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan penguatan SDM harus dilakukan untuk memperkuat sektor pertanian, sekaligus mendukung upaya mencapai swasembada pangan.
“Kita harus mampu swasembada pangan. Namun, ini membutuhkan kerja keras kita semua, dan kolaborasi dari semua pihak di sektor pertanian,” ujar Mentan Amran.