Zonapertanian.com – Lebih dari 300 peserta ikut serta dalam pelatihan yang diadakan bagi anggota dan manajer Brigade Pangan serta para petani lokal, berfokus pada persiapan tenaga yang memiliki keahlian dalam Alsintan. Kegiatan yang dilakukan oleh Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi berlangsung selama tiga hari dari tanggal 20 hingga 22 Mei 2025.
Peserta berasal dari anggota Brigade Pangan dan para petani di Kabupaten Batanghari, dengan total 11 Brigade Pangan yang menerima pelatihan. Diantaranya terdapat 2 Brigade Pangan di Kecamatan Pemayung, 2 Brigade Pangan di Kecamatan Muara Bulian, 3 Brigade Pangan di Kecamatan Bathin XXIV, dan 4 Brigade Pangan di Kecamatan Maro Sebo Ulu.
Muhammad Malawi, manajer BP Kembang Seri, menyatakan bahwa pelatihan semacam ini sangat penting guna meningkatkan keterampilan para anggota BP dan petani di area yang mereka kelola di Desa Kembang Seri. Mengingat alat mesin pertanian yang diberikan oleh Kementerian Pertanian adalah hal baru bagi mereka, pelatihan dan pendampingan diperlukan agar peralatan tersebut dapat digunakan secara maksimal untuk mendukung program swasembada pangan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas adanya pelatihan ini, karena alat mesin pertanian yang kami terima adalah hal baru di sini dan memerlukan pelatihan serta pendampingan agar dapat digunakan dalam proses pengolahan lahan, penanaman, dan mungkin saat panen,” ungkap Malawi.
Pelatihan yang bertujuan untuk menyiapkan tenaga profesional dalam Alsintan mencakup materi utama seperti pengoperasian Alsintan, manajemen keuangan agar Brigade Pangan dapat menghasilkan dan mengelola uang dengan baik, serta materi penting lainnya yang dibutuhkan di lapangan. Narasumber yang terlibat merupakan para ahli yang dihadirkan oleh panitia setempat.
“Para narasumber kami terdiri dari petani dan tenaga profesional yang sudah berpengalaman, contohnya pengelolaan Alsintan yang diambil dari Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) yang sudah terbiasa dalam pengoperasian dan perawatan Alsintan,” kata Vika Oktapinanda.
Vika juga menyampaikan bahwa semangat para anggota Brigade Pangan dan petani dari desa Napal Sisik sangat tinggi dalam mengikuti pelatihan ini. Setiap materi yang diberikan oleh narasumber direspon dengan baik dan diikuti dengan antusias oleh para peserta.
Bapeltan Jambi sebagai penyelenggara kegiatan tidak hanya bertanggung jawab dalam memberikan pelatihan kepada peserta, tetapi juga memastikan kualitas hasil dari pelatihan tersebut sehingga tidak ada satu pun aspek yang terlewatkan. Pemantauan kualitas hasil ini akan berlangsung terutama untuk peserta setelah pelatihan selesai.
Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman selalu mengingatkan agar Alsintan yang telah diterima dioptimalkan dan tidak ada yang terabaikan. Semua Alsintan harus diterapkan di lapangan untuk digunakan dalam pengolahan lahan, penanaman, penyiraman sawah, atau saat panen nanti. “Alsintan yang telah diberikan harus segera diterapkan di lapangan, tidak boleh ada yang belum digunakan,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Kegiatan pelatihan penyiapan tenaga профессионал dalam Alsintan akan dilakukan secara berkelanjutan oleh Bapeltan Jambi di semua Brigade Pangan, terutama yang berada di Provinsi Jambi.