Zonapertanian.com – Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan sektor perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan dan berdaya saing. Guna mewujudkan hal tersebut, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bekerja sama dengan Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi menyelenggarakan Pelatihan Teknis Budidaya Kelapa Sawit untuk Angkatan IX, X, dan XI.
Pelatihan ini berlangsung selama lima hari, dari tanggal 28 Juli hingga 1 Agustus 2025, bertempat di Bapeltan Jambi. Sebanyak 98 peserta, yang terdiri dari petani kelapa sawit dan penyuluh pertanian dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
Materi yang diberikan dirancang untuk meningkatkan kompetensi teknis peserta dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit. Adapun topik yang dibahas mencakup berbagai aspek budidaya, seperti persiapan lahan, pemilihan dan persiapan benih, teknik penanaman, pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT), serta kegiatan pemeliharaan seperti kastrasi, pemangkasan (pruning), pemupukan, dan pembuatan piringan. Tak hanya aspek teknis, peserta juga diberikan pemahaman mengenai regulasi dan kebijakan yang berkaitan dengan budidaya kelapa sawit.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari kalangan Widyaiswara Bapeltan Jambi serta para praktisi berpengalaman dari industri kelapa sawit, salah satunya dari Akademi Komunitas Perkebunan Yogyakarta (AKPY Yogyakarta). Kolaborasi ini memberikan keseimbangan antara pendekatan akademik dan pengalaman praktis di lapangan, sehingga peserta mendapatkan wawasan yang lebih komprehensif.
Untuk memperkuat pemahaman, peserta juga melaksanakan kunjungan lapangan ke beberapa lokasi penting dalam industri kelapa sawit. Salah satunya adalah PT Arya Sapta Adiguna yang bergerak di bidang pembibitan kelapa sawit. Di tempat ini, peserta memperoleh pengetahuan langsung mengenai proses produksi dan pengelolaan bibit sawit unggul. Kunjungan juga dilakukan ke PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV), perusahaan agroindustri yang berfokus pada pengolahan kelapa sawit.
Dalam seluruh rangkaian kegiatan lapangan, peserta turut didampingi oleh Kepala Balai Pelatihan Pertanian Jambi, Sugeng Mulyono beserta tim panitia pelaksana.
Pelatihan ini mendapat respons positif dari para peserta. Mereka mengaku memperoleh banyak ilmu baru, baik dalam hal teknis budidaya kelapa sawit maupun pengenalan terhadap sistem agroindustri sawit secara menyeluruh. Dengan meningkatnya kapasitas petani dan penyuluh, diharapkan pengelolaan perkebunan kelapa sawit di tingkat lapangan dapat berjalan lebih efektif dan produktif.