Zonapertanian.com – Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar Operasi Pasar Pangan Murah serentak di berbagai wilayah di Indonesia mulai tanggal 28 Februari – 29 Maret 2025 termasuk di wilayah Jambi.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menegaskan program ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Serta, memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan operasi ini bertujuan untuk memastikan stok pangan cukup dan harga tetap stabil. Sehingga, masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, pangan aman, ibadah pun nyaman.
Operasi Pasar Pangan Murah ini fokus pada enam komoditas utama, yaitu beras SPHP, minyak goreng Minyak kita, gula konsumsi, bawang putih, daging ayam ras beku, dan daging kerbau beku. Pasokan pangan disediakan oleh BUMN Pangan seperti Perum Bulog, PT RNI, PTPN, PT Berdikari, PT PPI, serta sejumlah jaringan asosiasi komoditas pangan.
Terhitung saat ini merupakan hari kelima pasar pangan murah yang diadakan di Bapeltan Jambi. Bapeltan Jambi terus meningkatkan baik pelayanan maupun produk yang tersedia dalam kegiatan pasar murah ini. Selama lima hari berjalan Bapeltan Jambi telah menyalurkan kurang lebih 3 (tiga) ton beras SPHP dan 1.260 liter minyak goreng (minyak kita).
Respon masyarakat terhadap program pasar pangan murah sangat baik, setiap hari masyarakat masih antusias datang untuk membeli kebutuhan pokok yang tersedia. Bahkan tak sedikit masyarakat sekitar yang kembali untuk mengantarkan tetangga untuk membeli produk pasar murah.
Salah satu pengunjung pasar murah mengatakan bahwa, pasar murah Bapeltan Jambi yang sampai saat ini dilaksanakan dapat membantu masyarakat sekitar, terutama warga Pondok Meja dan sekitarnya. Harga yang di dapat sangat murah, untuk beras SPHP dan minyak kita masih di bawah harga pasar. (*)