BPDP dan Bapeltan Jambi Perkuat SDM Pekebun Sawit Lewat Pelatihan Panen dan Pascapanen

Photo of author

By zona

Zonapertanian.com – Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia(SDM) pertanian menjadi kunci dalam mendukung produktivitas perkebunan kelapa sawit yang berdaya saing. Bagi pekebun rakyat, kemampuan mengelola panen dan pascapanen secara tepat tidak hanya berdampak pada mutu dan hasil produksi, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap peningkatan devisa negara.

Sejalan dengan upaya tersebut, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Jambi menyelenggarakan Pelatihan Panen dan Pascapanen Kelapa Sawit Angkatan I, II, dan III pada 25–29 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti 90 peserta, terdiri dari 30 peserta Angkatan I asal Kabupaten Batanghari serta 60 peserta Angkatan II dan III dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi penting seputar regulasi panen, persiapan panen, kriteria panen, organisasi dan sistem panen, hingga pengangkutan dan ketelusuran hasil panen. Materi disampaikan oleh widyaiswara Bapeltan Jambi dan para ahli di bidang kelapa sawit yang berpengalaman dalam meningkatkan efisiensi dan mutu hasil perkebunan.

Baca juga  Jadikan Budidaya Lebah Bisnis Menguntungkan, Kementan Adakan Pelatihan Kerjasama 

Nurman Susilo, salah satu peserta, mengungkapkan apresiasinya terhadap pelatihan ini. “Berterima kasih kepada Bapeltan Jambi yang telah menyelenggarakan pelatihan ini. Semoga pelatihan ke depan semakin baik lagi. Ilmu yang diberikan menambah wawasan tentang proses panen dan pascapanen kelapa sawit,” ujarnya.

Kegiatan resmi ditutup pada Jumat, 29 Agustus 2025 oleh Ketua Tim Penyelenggara Pelatihan, Hidayat, S.E., M.M., yang menegaskan pentingnya pengembangan SDM pekebun sawit. “Ini merupakan kesempatan pembelajaran di Bapeltan Jambi. Terima kasih sudah mengikuti pelatihan dengan baik. Kerja sama dengan BPDP ini bertujuan membangun masyarakat pekebun agar semakin produktif. Tanpa SDM yang berkualitas, kita tidak bisa menghasilkan sawit yang berkualitas,” jelasnya.

Dukungan berbagai pihak, termasuk fasilitasi pendanaan dari BPDP, menjadi langkah nyata dalam memperkuat kapasitas pekebun rakyat. Dengan pelatihan berkesinambungan, diharapkan hasil panen kelapa sawit semakin efisien, produktif, dan bernilai tambah tinggi. Hal ini sekaligus memperkuat arah kebijakan hilirisasi perkebunan berkelanjutan, yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan petani tetapi juga mendukung daya saing perkebunan sawit nasional di pasar global.

Share :

Leave a Comment